TNI AD Terima Dukungan Vitamin untuk Prajurit Terdepan

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Darat mendapatkan bantuan vitamin dari PT. Imedco dan PT. Trimatra Pilar Nusantara. Pemberian vitamin ini diterima langsung secara simbolis oleh Wakil KSAD Letjen TNI Agus Subiyanto di Main Lounge Kasad Mabesad, Selasa (13/12).
Pada kesempatan tersebut Wakil KSAD atas nama pimpinan Angkatan Darat mengucapkan terima kasih atas bantuan kemanusiaan berupa vitamin dari PT. Trimatra Pilar Nusantara dan PT. Imedco.
"Saya atas nama Pimpinan Angkatan Darat mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan kemanusiaan berupa vitamin, semoga dapat bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya oleh TNI AD untuk mendukung prajurit TNI AD khususnya eselon terdepan," kata Agus.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Imedco Bapak Suryanto mengatakan bahwa vitamin yang diberikan dalam bentuk produk tablet hisap terdiri dari dosis 1000iu, 2000iu, 4000iu, dan 5000iu yang sangat berguna untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Saat yang sama, Waka Puskesad Brigjen TNI Sukirman yang turut hadir dalam acara menyampaikan bahwa vitamin tersebut akan sangat bermanfaat bagi prajurit di lapangan terutama personel Satgas yang berada di wilayah perbatasan negara dan juga para Babinsa yang ada di wilayah teritorial.
Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Wakapuskesad, Sesdispenad dan Staf PT. Trimatra Pilar Nusantara dan PT. Imedco. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































