TNI AD Terima 43 Kendaraan Taktis dari Kemhan

Jakarta, IDM – TNI AD dari kodam V/Brawijaya menerima kendaraan dinas hasil pengadaan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Tahun Anggaran 2022.
Kendaraan tersebut langsung diserahkan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Kamis (19/2).
Baca Juga: Canggih! Operasi TNI AL 2026 Bakal Berbasis Intelijen dan Teknologi Perang Modern
Dalam sambutannya, Rudy mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menyampaikan penghargaan atas dukungan Kemhan terhadap penyediaan sarana transportasi operasional satuan.
Sebanyak 43 unit kendaraan diterima, terdiri dari 35 unit Ransus Jeep 4×4 Tipe Jelajah Soft Top tahap VI, 7 unit Ransus Jeep 4×4 Tipe Komando Hard Top tahap VII, serta 1 unit Ransus Jeep 4×4 Tipe Irup tahap VII.
Rudy menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan bentuk dukungan strategis Kemhan guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kesiapan operasional Kodam V/Brawijaya dalam pelaksanaan tugas pokok.
“Kendaraan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Kementerian Pertahanan RI dalam meningkatkan mobilitas serta menunjang lancarnya tugas Kodam V/Brawijaya,” ujar Rudy.
Baca Juga: Kodiklatad Bahas Latihan Drone dan Super Garuda Shield dengan Atase Darat Australia
Penambahan ranmor ini diharapkan mampu mengatasi keterbatasan sarana operasional angkutan serta memperkuat dukungan logistik di seluruh jajaran satuan wilayah Kodam V/Brawijaya.
Di akhir kegiatan, Rudy berharap seluruh prajurit merawat kendaraan dengan baik agar selalu siap operasional dan memberikan manfaat maksimal bagi pelaksanaan tugas satuan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































