TNI AD Terapkan "Military Craft" di Indonesia Timur

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam XV/Pattimura akan menerapkan "Military Craft" di Indonesia Timur. Hal ini diungkapkan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto saat menghadiri Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD 2026 di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan Penkodam XV/Pattimura, Senin (10/8), Dody menegaskan kesiapannya menerapkan konsep "Military Craft" di Maluku dan Maluku Utara.
Baca Juga: Panglima TNI Kumpulkan Alumni Akabri 91: Ada Wapang TNI, Kapolri hingga Tiga Wakastaf Angkatan
Menurutnya, karakteristik wilayah kepulauan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi satuan jajaran Kodam XV/Pattimura untuk mengembangkan pola kepemimpinan yang adaptif, efektif, dan inovatif.
Sejalan dengan Pangdam, dalam kegiatan Apel Dansat tersebut Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengusung tema "Military Craft: Kelola Satuan dengan Cerdas dan Kreatif."
Baca Juga: Kodim 0808/Blitar Rampungkan 260 Titik Pembangunan KDKMP
Lewat tema tersebut, Maruli menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, penguasaan teknologi, perhatian terhadap kesejahteraan prajurit, serta dukungan terhadap program strategis pemerintah demi kesejahteraan rakyat.
Selain itu, Maruli juga menyinggung loyalitas dan disiplin dari para Komandan satuan dengan berpedoman pada semangat “Satu Komando, Satu Tekad, Satu Pengabdian.”
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































