HANKAM

TNI AD Tegaskan Tidak Ada Pengibaran Bendera RMS di Maluku

Pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 500
Pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. (Foto: Dok. Kodam XV/Pattimura)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Kodam XV/Pattimura memastikan tidak ada pengibaran Bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Isu yang beredar di media sosial terkait pengibaran Bendera RMS saat kunjungan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah tidak benar. Bendera yang dikibarkan adalah Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter," kata Kapendam XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika dalam keterangan resminya, Senin (17/8).

Baca Juga: A400M dan Super Hercules TNI AU Mengudara Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Ia memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Pangdam di wilayah tersebut berlangsung aman, kondusif, serta berjalan sesuai dengan protokol resmi yang ditetapkan.

​"Kami tegaskan bahwa informasi mengenai adanya bendera yang naik saat kehadiran Bapak Pangdam di Aboru adalah tidak benar. Seluruh agenda kunjungan kerja berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kehangatan bersama warga setempat," ujar Adi.

Baca Juga: Rafale Unjuk Gigi di HUT ke-81 RI, Tampilkan Air Escort dan Manuver High G Turn

​Dalam kunjungan tersebut, kehadiran Pangdam XV/Pattimura beserta rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Negeri Aboru. Agenda kunjungan difokuskan pada silaturahmi, peninjauan kondisi wilayah, serta penguatan sinergitas antara TNI dan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Tengah. Suasana kemerdekaan pun terasa sangat kental, di mana seluruh agenda kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke-81 diikuti dan diramaikan oleh warga Aboru dengan penuh antusiasme dan rasa kebersamaan.

"​Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks atau informasi yang tidak terverifikasi kebenarannya. Kodam XV/Pattimura mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga suasana kedamaian dan ketertiban yang sudah terbangun baik di Maluku," tutup Adi.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.