HANKAM

TNI AD Tambah 118 Prajurit Baru untuk Kodam Cendrawasih

Yonif 753/Arga Vira Tama.
Tradisi penyambutan dan penerimaan prajurit baru di Batalyon Infanteri (Yonif) 753/Arga Vira Tama. (Foto: Dok. Instagram @yonif753avt)

Jakarta, IDM – TNI AD menambah 118 prajurit baru untuk Batalyon Infanteri (Yonif) 753/Arga Vira Tama. Batalyon ini berada di bawah komando Korem 173/Praja Vira Braja, Kodam XVII/Cenderawasih.

Dilansir keterangan dari Penerangan Yonif 753/Arga Vira Tama, Kamis, (13/2) kedatangan para prajurit ini disambut dengan tradisi penyambutan dan penerimaan prajurit baru. Mereka melakukan long march dengan jarak kurang lebih 5 kilometer menuju markas.

Baca Juga: Cegah Pagar Laut Terulang, TNI AL Akan Bentuk Tim dan Tingkatkan Patroli

Komandan Batalyon Infanteri 753/Arga Vira Tama, Letkol Inf Noval Darmawan dalam sambutannya mengatakan bahwa tradisi ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat solidaritas, tetapi juga menanamkan jiwa korsa dan semangat juang kepada para prajurit.

Yonif 753/Arga Vira Tama.
(Foto: Dok. Instagram @yonif753avt)

"Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang memperkokoh ikatan emosional antara prajurit lama dan baru,” ujar Noval.

Baca Juga: Tersisa 1 Km, Pembongkaran Pagar Laut Tangerang Dituntaskan Hari Ini

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemasangan baret dan penyiraman air suci yang melambangkan pembersihan jiwa dan niat suci untuk mengemban tugas negara. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.