TNI AD Siapkan 403 Calon Prajurit Berkualitas dari Papua

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam XVIII/Kasuari tengah menyiapkan 403 calon prajurit berkualitas dari tanah Papua. Hal ini dipastikan saat Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang III TA 2026 di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat beberapa waktu lalu.
Dilansir keterangan Penkodam XVIII/Kasuari, Selasa (22/9), pada kesempatan tersebut, Pangdam membacakan amanat Asisten Personalia KSAD yang menekankan pelaksanaan rekrutmen secara transparan, modern, dan berkualitas. Sistem seleksi kini diperkuat melalui digitalisasi, termasuk pengunggahan hasil pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, dan penelitian personel ke server Panpus serta penerapan Computer Assisted Test (CAT) pada tahapan psikologi.
Baca Juga: Gandeng Komite Palang Merah Internasional, TNI AL Garap Aturan Evakuasi Konflik Laut
Pangdam menegaskan bahwa penentuan kelulusan harus berdasarkan akumulasi hasil seleksi yang objektif, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Calon terpilih diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan akademik, tetapi juga karakter tangguh, loyalitas, serta kesiapan mengikuti pendidikan," kata Pangdam.
Baca Juga: TNI Berangkatkan Satgas Batalion Gerak Cepat untuk Misi Perdamaian di Kongo
Lebih lanjut ia meminta panitia juga memastikan ketelitian verifikasi data, kesiapan serpas, serta sarana dan prasarana lembaga pendidikan. Keputusan yang proporsional, sebagai bentuk perhatian diberikan kepada anak prajurit, siswa SMA Kartika, pendaftar dari pulau terluar, dan calon yatim piatu sesuai ketentuan, tanpa mengesampingkan kepentingan organisasi.
"Keputusan yang lahir dari forum ini diharapkan tidak hanya melahirkan prajurit berkualitas, tetapi juga semakin memperkokoh kehormatan dan marwah Kodam XVIII/Kasuari sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan di Bumi Kasuari. Hasil sidang Sub Panpus selanjutnya akan melalui verifikasi tingkat Panpus sebelum pengumuman resmi," pungkas Pangdam.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































