HANKAM

TNI AD Serahkan Rumah Bagi Warakawuri dan Prajurit Cacat Akibat Tugas Operasi

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak, menyerahkan bantuan rumah bagi Warakawuri dan orajurit cacat akibat tugas operasi di Mabesad, Kamis (26/6). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI AD menyerahkan bantuan rumah non dinas dan santunan pendidikan kepada para warakawuri (istri dari prajurit yang meninggal saat tugas operasi) serta prajurit yang mengalami cacat akibat penugasan operasi.

Bantuan ini diserahkan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak, di Mabesad, Kamis (26/6).

Dilansir dari keterangan Dispenad, Jumat (27/6), ada 25 warakawuri dari prajurit yang gugur dalam tugas operasi selama kurun waktu 2020- 2025 di seluruh Indonesia, yang menerima bantuan ini. Rumah diberikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan TNI AD atas jasa suami mereka menjaga kedaulatan negara.

Baca Juga: Sejarah Baru, Perwira TNI AL Lulus Studi Setara Sesko Qatar

Bantuan juga diberikan kepada lima prajurit yang mengalami luka dan cacat kategori C Tingkat II akibat penugasan antara tahun 2019 hingga 2024.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
(Foto: Dok. Dispenad)

Bantuan yang diberikan termasuk beasiswa pendidikan bagi putra-putri prajurit hingga usia 25 tahun, sebagai komitmen TNI AD dalam menjamin masa depan keluarga para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa.

Dalam momen tersebut, Maruli yang menyapa para warakawuri yang tidak sempat hadir lewat video conference. Dalam dialog yang mengalir penuh empati, Maruli menyampaikan bahwa pengorbanan para prajurit tidak akan pernah dilupakan.

Baca Juga: Tak Hanya Pengamanan, Satgas Pamtas Berikan Layanan Kesehatan di Boven Digoel

“Mudah-mudahan ibu-ibu bisa kuat, anak-anak bisa dididik dengan baik, dan selalu ingat bahwa pengorbanan suami ibu-ibu tidaklah sia-sia,” ujar Maruli.

Tni AD
(Foto: Dok. Dispenad)

Sementara kepada para prajurit yang kini menyandang disabilitas akibat pengabdian di medan tugas, Maruli memastikan bahwa TNI AD akan terus hadir memberi perhatian dan dukungan nyata terhadap masa depan mereka.

“Bagi prajurit yang gugur, baik yang sudah maupun belum mengambil kredit rumah, secara otomatis akan mendapatkan rumah non-dinas. Begitu juga bagi prajurit dengan kategori cacat C Tingkat II. Dana TWP juga akan dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan anak-anak prajurit,” tegasnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.