HANKAM

TNI AD Segel 120 Hektar Lahan Terbakar, Dugaan Sengaja Dibakar

Personel Korem 044:Gapo
TNI Angkatan Darat melalui Korem 044/Gapo menyegel sekitar 120 hektar lahan terbakar di wilayah Kabupaten Banyuasin. (Foto: Dok. Kodam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Korem 044/Gapo menyegel sekitar 120 hektar lahan terbakar di wilayah Kabupaten Banyuasin yang berada di luar HGU PT Swadaya Indopalma.

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Jumat (16/10), penyegelan dipastikan saat Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud bersama Bupati Banyuasin, Dir Satsamapta Polda Sumsel, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel, Kadis Kehutanan Sumsel, Kadis Perkebunan Sumsel, Kadis LHP Sumsel dan Kapolres Banyuasin melakukan pengecekan langsung lahan tersebut.

Baca Juga: Kemhan Ungkap Alasan Wamenhan Kini Dijabat Dua Orang, Ini Pembagian Perannya

Dijelaskan penyegelan dilakukan untuk menyelidiki dugaan kesengajaan pembakaran lahan, menyusul temuan pohon tumbang serta indikasi pembakaran berulang yang tidak kunjung dipadamkan oleh pihak perusahaan.

"Langkah tegas ini diambil guna mendalami motif serta meminta pertanggungjawaban hukum atas insiden karhutla tersebut, dan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Tim Gakkum KLH untuk mengusut tuntas pihak yang terlibat demi mencegah terulangnya bencana serupa," tulis keterangan Kodam II/Sriwijaya.

Untuk diketahui, semakin memprihatinkannya kabut asap di Sumatra Selatan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman memimpin langsung Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026 yang digelar di Griya Agung Palembang, Rabu (14/10).

Hasilnya sesuai amanah Presiden RI, Prabowo Subianto agar penegakan hukum yang tepat dan terukur dilakukan sebagai efek jera kepada masyarakat yang masih melakukan tindakan pembakaran. “Gubernur, Bupati, Walikota, TNI, Polri dan semua unsur masyarakat berkerja sama, jika ada tindakan pembakaran hutan secara sengaja. Laporkan dan tindak tegas bagi pelakunya,” jelas Dudung.

Baca Juga: Dayanya Menembus Baja, Marinir Uji Ketepatan Senjata Roket RPG di Pasuruan

Selanjutnya kata Dudung akan di launching teknologi Dry Ice (es kering/biang es) yakni teknologi pemanfaatan karbon dioksida (CO₂) padat bersuhu ekstrem sekitar -78°C yang langsung berubah menjadi gas tanpa melalui fase cair (sublimasi).

Teknologi ini sudah diuji coba pada 14 Oktober 2026, dan merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Thailand untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan fokus wilayah prioritas di Kota Palembang dan sekitarnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.