TNI AD Salurkan 2,5 Ton Beras Setiap Hari Gunakan Motor

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam I/Bukit Barisan (BB) melalui Kodim 0201/Medan menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat.
Dilansir dari keterangan Penerangan Kodam (Pendam) I/BB, Selasa (2/9) beras yang disalurkan sebanyak 500 karung berisi 5 kilogram atau setara 2,5 ton. Distribusi dilakukan menggunakan 32 unit motor dinas along-along Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bergerak menyusuri sejumlah titik kota.
Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI AD Patroli di Kawasan Vital dari Gedung Kementerian Hingga Pusat Perbankan
Sasaran distribusi tersebut yaitu tukang becak, ojek online, hingga para warga prasejahtera.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyebut kegiatan ini sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat. “Kami menyalurkan bantuan ini untuk membantu masyarakat kecil yang terdampak langsung akibat unjuk rasa. Semoga dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Prajurit Pasmar Marinir Ditempa Jadi Bintara Teritorial dalam Kursus Babinpotmar di Malang
Penyaluran dilakukan di sejumlah titik keramaian total ada 11 lokasi, distribusi terbanyak ada di Jalan Imam Bonjol dengan jumlah 100 karung beras.
Aksi sosial berlangsung tertib dan disambut antusias oleh warga. Sejumlah penerima bantuan mengaku lega karena kebutuhan pokok mereka terbantu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































