TNI AD: Program Listrik Masuk Papua telah Jangkau 200 Desa

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjutak menyebut program listrik masuk Papua sudah menjangkau 200 desa. Hal ini dikatakannya saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6).
Maruli mengatakan program listrik ini menyebar di seluruh wilayah pegunungan. "Perkembangan program listrik masuk Papua, khususnya di wilayah pegunungan, yang hari ini telah menjangkau lebih dari 200 desa," kata Maruli.
Untuk diketahui, program listrik masuk Papua merupakan program pemerintah daerah dalam mewujudkan “Papua Terang”. Program ini menggandeng aparat desa, tokoh masyarakat hingga personel TNI yang turun langsung membantu warga yang masih mengalami kesulitan penerangan listrik di malam hari.
Baca Juga: Kisah Serda Ihsanudin: Ubah Bekas Gudang Pakan Ternak jadi Tempat Belajar Interaktif
Terbaru, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 511/DY membantu pemasangan instalasi listrik di rumah Desa Yumaneri, Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Kamis (4/6).
Danpos Balingga, Lettu Inf Arif Jumaedi menyampaikan bahwa kegiatan ini bermula dari hasil Komunikasi Sosial (Komsos) dan interaksi langsung personel di lapangan. Dari interaksi tersebut diketahui bahwa banyak warga pedalaman yang sangat mendambakan aliran listrik namun terkendala peralatan dan pengetahuan teknis listrik, akses dan biaya.
“Melihat kondisi tersebut, personel kami langsung bergerak membantu pengadaan dan pemasangan instalasi listrik. Harapan kami listrik ini dapat menghadirkan pelita dan harapan baru, serta membantu anak-anak agar tetap bisa belajar dengan nyaman di malam hari," kata Arif dikutip keterangan resmi Penkorem 172/PWY.
Baca Juga: PT PAL Sukses Laksanakan Perawatan dan Perbaikan Kapal Pendarat AL Filipina BRP Tarlac
Pemasangan instalasi listrik di rumah warga pedalaman disambut dengan penuh rasa syukur dan sukacita oleh warga. Pemilik rumah, Kimanus Tabuni mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Satgas TNI atas kepedulian yang diberikan.
“Terimakasih bapak TNI yang sudah bantu pasang lampu di rumah kami, sekarang rumah kami sudah terang dan anak-anak bisa belajar pada malam hari," kata Kimanus.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































