TNI AD Periksa 19 Orang Terkait Kematian Prada Jack Yakonias Soor

Jakarta, IDM – TNI AD melalui Pomdam XVIII/Kasuari tengah memeriksa 19 orang terkait kematian Prada Jack Yakonias Soor yang diduga dianiaya sesama prajurit.
Dilansir dari keterangan Penkodam XVIII/Kasuari, Sabtu (28/2), Kapendam XVIII/Kasuari, Letkol Inf J. Daniel P. Manalu mengatakan saat ini proses hukum masih berjalan dan telah sampai pada tahap pemberkasan akhir oleh Pomdam XVIII/Kasuari. Setelah proses tersebut selesai, berkas perkara akan dilimpahkan ke Oditurat Militer IV-21 Manokwari untuk proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: 3 Kapal Perang TNI AL Uji Robot Pemburu Ranjau Bawah Laut
"Sejauh ini sebanyak 19 orang telah diperiksa dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Pomdam XVIII/Kasuari dalam rangka pendalaman kasus tersebut," kata Daniel.
Ia mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar fakta yang utuh dan objektif dapat terungkap.
Pada kesempatan tersebut Daniel juga menyampaikan penyesalan yang mendalam kepada keluarga almarhum atas kejadian tersebut, sekaligus menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas kepergian almarhum. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama dengan ICRC, TNI Komitmen Hukum Humaniter dan HAM jadi Pedoman di Setiap Operasi
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan Riwayat Hidup yang tercatat dalam administrasi kedinasan, Almarhum Prada Jack Yakonias Soor diketahui berstatus lajang atau belum pernah menikah secara dinas. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di ruang publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
"Kodam XVIII/Kasuari berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap setiap prajurit yang melakukan pelanggaran hukum serta menjamin proses hukum berjalan secara transparan dan persidangan pengadilan militer terbuka untuk umum," tutup Daniel. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































