TNI AD Perbaiki 2596 Rumah Dinas Prajurit dan 221 Koramil

Jakarta, IDM – TNI AD berhasil memperbaiki 2596 rumah dinas prajurit dan 221 Komando Rayon Militer (Koramil) di seluruh Indonesia. Hal ini diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (2/1).
"TNI AD telah memperbaiki Rumah Dinas Prajurit sejumlah 2596 unit dan perbaikan 221 Koramil," ungkap laporan Maruli seperti dikutip keterangan dari Sekretariat Kabinet, Jumat, (3/1).
Baca Juga: Sebanyak 184 Siswa Lulusan Unhan Ikuti Pendidikan Perwira Karir di Akmil
Selain itu, Maruli juga melaporkan TNI AD jiga menyelesaikan program 3.355 titik air dan pipanisasi yang berdampak positif mengairi lahan pertanian tadah hujan seluas 48.043 hektare.
"Ada juga pembangunan puluhan berbagai sarana seperti kolam renang, prasana latihan, dan saran lainnya termasuk pengadaan kendaraan dinas baru sejumlah 304 unit. Sejumlah program yang dilaporkan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AD," ungkap laporan tersebut.
Baca Juga: Imbas Banjir, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pemindahan Material Pembangunan Gereja
Dalam beberapa kesempatan Maruli mengatakan akan fokus memperbaiki rumah dinas prajurit. Di medio bulan Mei 2024 Maruli mengatakan sudah merehabilitasi 1.600 unit rumah dinas prajurit. Bahkan ia menargetkan tahun ini, (2025) sekitar 2.000 unit rumah prajurit diperbaiki. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































