HANKAM

TNI AD Pamerkan Meriam Caesar 155 MM Buatan Prancis di Monas, yuk Intip Spesifikasinya

Meriam Caesar 155 MM:GS
Meriam Caesar 155 MM/GS. (IDM/Ricardo Ronald)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat menampilkan alutsista andalannya Meriam Caesar 155 MM/GS di Lapangan Silang Monas, Jakarta. Momentum ini hadir dalam kegiatan TNI Fair 2026 yang berlangsung selama dua hari, 19-20 September 2026.

Berdasarkan pantauan Redaksi Indonesia Defense Magazine, Minggu (20/9), meriam ini tampil sangar dan menjadi idola untuk pengunjung berswafoto.

Baca Juga: TNI AD Pamerkan Alutsista dan Inovasi di Monas, KSAD: Biar Masyarakat Tahu Kondisi Kita

Berdasarkan papan informasi, Meriam Caesar 155 M/GS adalah produk dari Prancis dan dibuat pada tahun 2012. Untuk spesifikasi teknik, jarak tembak : meriam ini adalah 39 kilometer dengan ​radius ledakan adalah 100 meter. Untuk ​daya hancur adalah 50 meter dan ​tembakan arah langsung adalah 1 sampai dengan 4,5 kilometer.

Lebih lanjut untuk dimensi, ​panjang meriam adalah 10 meter dan ​lebar meriam adalah 2,5 meter, ​tinggi 3,7 meter, ​panjang laras 8,15 meter dan ​berat meriam 17 ton.

Dijelaskan pula negara pengguna dari meriam ini adalah Prancis, Arab Saudi, Indonesia, Maroko, Thailand, Ukraina, Republik Ceko, Belgia, Lithuania, Estonia, Armenia, Kroasia, Slovenia, Portugal dan Denmark.

Baca Juga: Faktor Communality dan Offset jadi Alasan Kemhan Beli Helikopter Mi-35M

Meriam ini juga tercatat terlibat di berbagai peperangan diantaranya Perang Afghanistan (2009-2012), Konflik Thailand-Kamboja (2011), Perang Mali-Operasi Serval (2013), Konflik Sahel (2012-2018), ​Pertempuran Mosul (2016-2017), Pertempuran Baghuz (2018-2019), Perang Yaman (2015) dan Perang Rusia-Ukraina (2022-sekarang).

Di Indonesia sendiri Meriam Caesar 155 MM dibawah kendali, Batalion Arteleri Medan (Yonarmed) 9/Pasopati. Keunggulan yang dimiliki oleh meriam ini yaitu mampu bergerak cepat dan gesit diberbagai medan, jarak jangkau yang jauh, presisi tinggi, daya hancur besar, kemudahan operasi, alutsista yang sudah terkomputerisasi.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.