TNI AD Masuk Lapas Gelar Penyuluhan Ketahanan Pangan

Jakarta, IDM – Ada hal menarik dari kegiatan prajurit TNI Angkatan Darat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang, Jawa Barat. Adalah Yonif TP 941/Singaperbangsa mengirimkan 10 personelnya untuk memberikan Edukasi Ketahanan Pangan.
Dilansir dari keterangan Humas Lapas IIA, Senin (10/8), Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma'ruf Prasetyo Hadianto mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus memberikan apresiasi kepada insan pemasyarakatan yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik.
Baca Juga: Pam HUT ke-81 RI, Paspampres Siapkan Kendaraan Antidrone Koopsudnas dan Maung Arhanud
Ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada 10 prajurit Yonif TP 941/Singaperbangsa yang akan melaksanakan edukasi di bidang ketahanan pangan di Lapas Karawang.
"Sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antarlembaga. Saya berharap seluruh jajaran dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta terus mengembangkan Program Ketahanan Pangan Lapas Karawang agar semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Ma'ruf.
Lebih lanjut, Ma’ruf Prasetyo menekankan pentingnya membangun mental, kesiapan, dan profesionalisme seluruh pegawai dalam menghadapi dinamika pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan agar setiap pegawai terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diemban.
Baca Juga: TNI AL Dorong Prajurit Ajak Santri Ponpes Masuk Bintara dan Tamtama
Untuk diketahui Yon TP adalah satuan baru TNI Angkatan Darat yang dibentuk untuk menggabungkan fungsi pertahanan militer dengan peran aktif dalam mendukung pembangunan nasional serta kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu tugas utama Yon TP adalah membantu program pemerintah dalam hal ketahanan pangan (pertanian, peternakan, perikanan), infrastruktur dasar, serta penanganan darurat atau bencana alam.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































