HANKAM

TNI AD Kumpulkan Para Komandan Batalion TP, Beri Intruksi Khusus

Para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan
Para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Komandan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (27/2). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI AD mengumpulkan Para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Komandan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (27/2).

Para komandan ini mendengarkan langsung pengarahan dari Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Baca Juga: Perkuat Sinergi dan Pemberdayaan, Kodiklatad Gandeng Bank Mandiri Bangun Greenhouse Kopi

Saleh pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan tempur dan pembinaan teritorial. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan satuan Teritorial Pembangunan sangat ditentukan oleh sinergi yang kuat dengan aparat kewilayahan, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa).

"Dasar kalian adalah satuan tempur, tetapi kalau pembinaan teritorial bagus, yang bagus adalah Batalion TP nya, Kodim itu hebatnya di Babinsa-Babinsa, yang menjaga stabilitas wilayah di pelosok-pelosok. Makanya kalian partnernya adalah para babinsa untuk membantu batalion kalian,“ kata Saleh.

Baca Juga: Peresmian SPPG Tulung Wunut 2, Lanud Adi Soemarmo Tegaskan Komitmen Dukung Program Nasional

Lebih lanjut Saleh mengingatkan agar para Danbrigif TP dan Danyonif TP terus memperkuat koordinasi dengan satuan teritorial setempat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kesiapan operasional satuan. Tantangan tugas ke depan, menurutnya, menuntut pimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu mengelola sumber daya secara efektif.

Melalui pengarahan ini, diharapkan Brigif TP dan Yonif TP semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas serta kesejahteraan wilayah. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.