HANKAM

TNI AD Klarifikasi Tujuan Pergeseran 9 Ranpur Anoa ke Arah Jakarta

Ranpur Anoa
Cuplikan video 9 Ranpur Anoa yang beriringan di jalan tol. (Foto: Screenshot akun X XJe @jayarjuna7)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Wahyu Yudhayana menegaskan beredar informasi soal pergeseran 9 kendaraan tempur (Ranpur) TNI AD untuk pengamanan KPU dan kudeta itu tidak benar alias hoaks.

Hal ini ditanggapinya menyusul cuitan dari akun XJe @jayarjuna7 di media sosial “X” dengan link https://x.com/jayarjuna7/status/1827742492915359827?t=2sNAb0Q-skxHs8jzK00EWA&s=08 berisi tayangan video tentang iring-iringan Kendaraan Tempur (Ranpur) Anoa dan Truk Militer yang melintas di jalan raya, didampingi narasi tulisan yang berbunyi “Lokasi Raya Bogor, Militer Merapat ke Ibu Kota, ada apa?”

Wahyu mengatakan bahwa informasi yang disebarkan akun XJe itu memicu opini yang keliru dan menyesatkan. Dimana dalam kolom komentar, dinarasikan bahwa pergeseran Ranpur dilakukan untuk pengamanan KPU, bahkan untuk melakukan kudeta.

Baca Juga: KRI Bung Tomo Ikuti Skenario Sea Phase di Latma Codex 24B Vietnam

"Memang benar telah dilaksanakan pergeseran sembilan unit Ranpur Anoa dari Jajaran Brigif 1/PIK menuju Kolinlamil, Tanjung Priuk, malam ini (25/8/2024). Pergeseran tersebut dalam rangka persiapan kegiatan pengamanan KTT Indonesia-Afrika Forum di Bali," tegas Wahyu dalam keterangannya dikutip, Senin, (26/8).

Ditambahkan Wahyu bahwa, dua forum internasional yaitu High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) yang akan digelar pada 1-3 September 2024 di Bali tersebut merupakan ajang penting untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini mengundang seribu peserta, yang terdiri dari kepala negara/pemerintah, kepala organisasi internasional, pejabat pemerintah setingkat menteri, bank pembangunan multilateral, swasta, organisasi masyarakat sipil, filantropi, hingga akademisi.

Baca Juga: TNI Gelar Latihan Medis dengan The Canadian Army dan US Army

“Banyak tamu penting yang akan hadir dalam kegiatan tersebut, untuk itu pengamanannya juga harus maksimal, termasuk perkuatan Ranpur tadi. Jadi, tidak benar kalau dikatakan itu untuk seperti yang disampaikan di akun tersebut,” katanya.

Untuk itu, Wahyu mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi dan opini liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta membiasakan untuk cek dan ricek ke sumber-sumber resmi yang terkait. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.