TNI AD Kirim Logistik di Aceh Gunakan Helikopter Jangkau Lokasi Terisolir

Jakarta, IDM – TNI AD melalui Kodam Iskandar Muda (IM) menyalurkan logistik di Aceh menggunakan Helikopter.
Dilansir dari keterangan Penkodam IM, Senin (1/12), Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo memastikan bantuan logistik berupa kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari makanan, perlengkapan kesehatan, selimut, hingga barang-barang darurat lainnya juga dikirimkan tidak hanya melalui jalur darat, tetapi juga menggunakan helikopter untuk menjangkau daerah-daerah yang terisolir dan sulit diakses akibat terputusnya jalur transportasi.
Tampak dalam unggahan video yang diposting instagram resmi Kodam IM, @kodam_im, penyaluran bantuan dengan helikopter sudah dilakukan untuk Kecamatan Pinig Gayo Lues dan untuk warga Aceh Tamiang.
Lebih lanjut Kodam IM juga membantu memulihkan jaringan kelistrikan yaitu dengan melakukan pengiriman Tower SBB emergency ke wilayah Bireuen. Pengiriman peralatan penting tersebut menggunakan empat unit truk milik Bekangdam Iskandar Muda, yang diberangkatkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda menuju lokasi terdampak.
"Seluruh satuan TNI di wilayah Aceh saat ini berada dalam status siaga dan bergerak cepat untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Kami memastikan seluruh kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak menjadi prioritas. Kodam IM akan terus mendukung percepatan pemulihan, baik dari sisi logistik maupun pengerahan personel,” ujar Susilo.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono dalam keterangannya mengatakan TNI AD telah mengerahkan alutsista berupa 3 unit Heli Bell 412, 2 unit Heli Mi-17, dan 1 pesawat CASA, yang disebar untuk memperkuat operasi kemanusiaan melalui BKO Kodam IM, Kodam I/BB, dan BNPB.
Baca Juga: 210 Elang Muda Perkasa Pengawal Dirgantara Jalani Masa Orientasi
Di Aceh, pengerahan personel dan materiel dilakukan yaitu 6.922 personel, serta berbagai materiel seperti 36 truk, 150 SPM, 9 fiber boat, 10 LCR, dan 2 heli (Mi-17 dan Bell 412).
Kemudian kata Donny pada Senin 1 Desember 2025,, Kapal KRI akan mengangkut mobil Reverse Osmosis (RO), excavator, jembatan Bailey, dan buldoser
Selanjutnya pada Selasa 2 Desember 2025,, Kapal ADRI akan mengangkut ban kendaraan 4x4, ransel kesehatan, tandu lipat, matras lipat, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan wanita, alat mandi, alat dapur lapangan, serta kendaraan Maung. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































