TNI AD Kirim Kapal Rumah Sakit Bantu Gempa Flores, Muat 70 Ton Bahan Makanan

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat mengirimkan Kapal Rumah Sakit ADRI 92 untuk bantu korban bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Kapal tersebut dilepas langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusbengkangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/8).
"Pada hari ini kita akan memberangkatkan kapal kita untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Jadi kami dari Angkatan Darat sebetulnya dari jam ke jam terus memantau perkembangan di sana," kata Maruli.
Baca Juga: Tangani Modernisasi C-130H TNI AU, GMF Bidik jadi Hercules Service Center
Lebih lanjut Maruli menjabarkan kapal ini juga memuat logistik yang membawa total bantuan bahan makanan, perlengkapan dasar, serta BBM hingga mencapai 70 ton. Komoditas yang diangkut antara lain 32,5 ton beras, 500 kg gula, 4.000 botol minyak goreng, 1.140 dus mie instan, 1.000 dus air minum kemasan, serta 5.000 paket ransum tempur.

"Selain logistik umum, TNI AD juga memberikan perhatian khusus pada kebutuhan bayi dan perempuan dengan menyalurkan 1.997 dus susu bayi, 672 dus bubur bayi, 710 dus pampers, serta 330 dus pembalut wanita," jelas Maruli.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut Indhan Nasional Disiapkan agar Bisa Harwat Pesawat Tempur
Lebih lanjut guna memastikan mobilitas dan kelancaran penanganan bencana di darat, kapal ini juga membawa armada operasional berupa 5 unit truk, 2 unit ambulans, 100 buah tandon air kapasitas 1.100 liter, 13 set genset, 30 set tenda serbaguna, 900 set veldbed, serta suplai BBM sebanyak 12.000 liter.
"Kita meyakinkan bahwa dari tahap awal bagaimana kita membantu pengungsian dan juga korban-korban. Sampai mereka sampai di pengungsian, kita yakinkan mereka bisa makan. Selanjutnya kami terus mengadakan evaluasi dan hari ini kami sudah menyiapkan perkiraan perlengkapan apa yang diperlukan oleh saudara-saudara kita di sana," tutup Maruli.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































