TNI AD Kirim Delegasi ke Kamboja Bahas Pelatihan Militer dan Pertukaran Informasi

Jakarta, IDM – TNI AD mengirimkan delegasinya ke Kamboja untuk mengikuti Army Staff Talk 2026 bersama Royal Cambodian Army (RCA). Kegiatan ini berlangsung dari 27–29 April 2026 di Phnom Pen, Kamboja.
Dilansir dari keterangan Humas Kemlu, Sabtu (2/5), pertemuan ini merupakan forum strategis yang secara khusus membahas agenda kerja sama militer tahun 2026 serta merumuskan rencana kolaborasi untuk tahun 2027.
Baca Juga: May Day Tanpa Kericuhan, Begini Cara Humanis Prajurit Marinir Jaga Aksi Buruh di Jakarta
Delegasi TNI AD dipimpin oleh Mayor Jenderal Drajad Brima Yoga selaku Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (Asintel KSAD), sementara delegasi RCA dipimpin oleh Mayor Jenderal Heng Makara selaku Deputy Commander of Army. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Kamboja, Kolonel Inf Agung Budi Asmara.

Dijelaskan dalam pertemuan tersebut, kedua Angkatan Darat menitikberatkan pada penguatan kerja sama konkret, terutama dalam bidang pelatihan militer dan peningkatan pertukaran informasi strategis. Agenda ini dipandang penting dalam mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme prajurit, sekaligus mendorong interoperabilitas antar kedua Angkatan Darat dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Baca Juga: TNI AL Kolaborasi Bareng Kemdiktisaintek, Sulap Nganjuk jadi Lumbung Kedelai Nasional
Lebih lanjut pertemuan delegasi TNI AD juga dilakukan dengan Mayor Jenderal Meas Sophearith selaku Chief of G2 Royal Cambodian Army. Pertemuan tersebut secara khusus membahas peluang penguatan kerja sama dalam pertukaran informasi strategis sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung efektivitas kerja sama pertahanan kedua negara.
Melalui Army Staff Talk 2026, TNI AD dan Royal Cambodian Army kembali menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kerja sama yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan melalui kemitraan TNI AD dan Royal Cambodian Army yang semakin solid. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































