TNI AD Kirim 10.817 Personel dan 105 Alutsista ke Batujajar, Ini Rinciannya

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD mengirimkan 10.817 personel dan 105 alutsista untuk kegiatan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer tanggal 10 Agustus nanti di Batujajar, Jawa Barat.
Menurut Wahyu, pengiriman ini bukan untuk kegiatan seremonial saja tapi juga bentuk pertanggung jawaban wujud kesiapan TNI AD dalam menjawab setiap tantangan tugas.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terbitkan Perpres 85/2025 untuk Penyelerasan Tugas Kemhan
"Sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa kita terus membangun kekuatan yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," kata Wahyu di Jakarta, Kamis (7/8).
Lebih lanjut Wahyu merinci satuan-satuan TNI AD yang dikirim yang personelnya berasal dari satuan-satuan terbaik diantaranya Kopassus, Kostrad, Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, hingga satuan pusat seperti Puspomad, Pussenarmed, Pussenif, Pussenkav, Pusziad, Puspenerbad, Pusbekangad, Disjasad, Dislitbangad, hingga Mabesad.
Baca Juga: Setelah 25 Tahun Kosong, Wakil Panglima TNI Akan Dilantik Lagi dalam Upacara Kehormatan Militer
Sementara itu untuk alutsista yang ditampilkan juga cukup beragam, mulai dari kendaraan tempur berat seperti Tank Leopard, Tank Harimau, dan Tank Marder, sampai sistem senjata strategis seperti MLRS Astros dan Meriam 155 mm Caesar.
"Tak ketinggalan, alutsista ringan dan kendaraan taktis seperti ILSV, Maung, Anoa, Bushmaster, ATAV, Komodo, DMax Tangga, hingga sistem pertahanan udara Mistral Atlas dan Radar CM 200 (Shikra) juga akan turut tampil dalam gelar pasukan ini," tutup Wahyu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































