TNI AD Kerahkan Tiga Satuan Tempur Jaga IKN Jelang Upacara HUT ke-79 RI

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD mengerahkan pasukan untuk menjaga Ibu Kota Nusantara (IKN) jelang upacara 17 Agustus 2024 di Ibu Kota baru tersebut.
"Iya, sudah kita siapkan, kalau di angkatan darat, kita sudah siapkan satuan tempur Arteleri Medan (Armed), Arteleri Pertahanan Udara (Arhanud) dan Kavaleri," kata Maruli kepada wartawan di Mabesad, Selasa, (16/7).
Baca Juga: Wawancara Khusus dengan Peraih Adhi Makayasa Akmil 2024, Letda I Made Aditya Wahyu Palguna
Lebih lanjut orang nomor satu di TNI AD ini mengatakan pengamanan ini fokusnya di daerah perbatasan.
"Kan ada dekat dengan perbatasan ke arah utara, kami sudah siapkan. Kami kan di ring dua setelah Paspampres, dan dengan bekerja sama dengan angkatan laut angkatan udara, udah kami siap semua. dan memang belum terlalu rumitlah karena persiapan kita kan untuk 17-an saja," jelas Maruli.
Baca Juga: Marinir Indonesia-AS Evakuasi Korban Tempur dengan Helikopter Panther di Situbondo
Karena hal ini lanjutnya bahwa akan mengerahkan ribuan prajurit untuk pengamanannya.
"Sebenarnya tidak terlalu banyaklah. Berapa ribu saja, kira-kira perlu 5 ribu-6 ribu prajurit," kata Maruli. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































