TNI AD Kerahkan Kemampuan untuk Percepat Pemadaman Karhutla, Fokus ke Lahan Gambut

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat (TNI AD) memastikan akan mengerahkan kemampuan yang dimiliki untuk membantu mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebaran personel yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia menjadi salah satu modal penting untuk mendukung upaya pemadaman, terutama di kawasan lahan gambut yang terdampak kebakaran.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengatakan, TNI AD siap mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan karhutla melalui pengerahan personel dan kemampuan yang tersedia.
Baca Juga: Menhan Tinjau Yonif TP 930 Toda Tebi, Pasukan TNI AD Pertama di Kabupaten Sumba Tengah
Menurut Tandyo, luasnya jangkauan satuan TNI AD memungkinkan pihaknya memberikan dukungan di berbagai daerah yang membutuhkan bantuan penanganan kebakaran.
“Kalau untuk karhutla pasti, karena TNI Angkatan Darat paling banyak sebarannya. Untuk bisa mempercepat membantu pemadaman, khususnya lahan-lahan gambut, ini akan mengerahkan semampunya TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pemadaman ini,” ungkap Tandyo.
Ia menegaskan, keterlibatan TNI AD merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menghadapi kebakaran yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
Karhutla tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, transportasi, serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Maka dari itu, percepatan penanganan di lapangan menjadi salah satu aspek penting dalam meminimalkan dampak kebakaran.
Baca Juga: Kemenko Polkam Siapkan Sistem Rujukan Terpadu TPPO, Prioritaskan Perlindungan Korban
Tandyo menekankan pengerahan kemampuan TNI AD akan disesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki.
Sehingga dukungan terhadap penanganan karhutla dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas pokok TNI AD dalam menjaga kesiapan pertahanan negara.
Melalui dukungan personel dan kemampuan yang tersedia, TNI AD berupaya mempercepat pengendalian karhutla sekaligus mendukung perlindungan lingkungan dan masyarakat dari dampak kebakaran.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































