TNI AD Kerahkan 130 Ribu Personel Amankan Pilkada 2024

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD akan mengerahkan pasukan dalam rangka pengamanan (Pam) Pilkada 2024 sebanyak 130 ribu personel.
"Dengan jumlah tidak kurang dari 130 ribu personel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, pasukan tersebut siap dikerahkan setiap saat untuk antisipasi setiap perkembangan situasi," kata Wahyu di Jakarta, Selasa, (19/11).
Baca Juga: Kodam Mulawarman Cetak 500 Personel Komcad Matra Darat
Ia menjelaskan pelibatan TNI AD dalam pengamanan Pilkada 2024 bersifat perbantuan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
"Personel TNI AD dalam hal perbantuan kepada Polri sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan undang-undang No 34 tahun 2004 tentang TNI. Dalam UU tentang Polri diatur bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat meminta bantuan TNI dalam melaksanakan tugas keamanan," jelas Wahyu.
Baca Juga: Bali Gelar Doa Lintas Agama untuk Pilkada Damai Dihadiri Panglima dan Kapolri
Lebih lanjut Wahyu mengatakan selain menyiapkan personel pengamanan, TNI AD juga berperan serta dalam membantu pendistribusian logistik Pilkada ke berbagai wilayah bersama perangkat penyelenggara Pemilu lainnya.
"Dalam gelaran Pilkada serentak ini koridornya sudah jelas bahwa netralitas TNI harga mati, sebagaimana yang disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada berbagai kesempatan," tutup Wahyu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































