HANKAM

TNI AD Keluarkan Peringatan Keras untuk Prajurit, Diminta Hindari Tujuh Pelanggaran Ini

prajurit
Ilustrasi prajurit TNI. (Foto: Kodam V/Brawijaya)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam V/Brawijaya mengeluarkan peringatan keras untuk prajurit dan diminta untuk menghindari tujuh pelanggaran berat. Peringatan ini dikeluarkan lewat surat yang ditandatangani oleh Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati pada bulan Maret 2025 di Surabaya.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Berikan Arahan kepada Prajurit Saat Kunjungi Rindam XIII/Merdeka

"Disiplin prajurit merupakan sikap mental yang mencerminkan kepatuhan, ketaatan kesungguhan dan konsekuensi kepada peraturan tata tertib dengan dilandasi kesadaran untuk berbuat sesuai tuntutan peraturan yang ada. Tanpa didasari sikap disiplin, prajurit hanya akan merupakan gerombolan bersenjata yang dapat membahayakan keamanan negara dan bangsa," tulis keterangan dalam surat tersebut seperti dikutip dari Pendam V/Brawijaya, Kamis, (20/3).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dengan mengetahui dan memahami tujuh pelanggaran berat tersebut, maka diharapkan prajurit terkhusus Kodam V/Brawijaya akan mampu tampil sebagai contoh dan teladan yang senantiasa dicintai rakyatnya dan secara institusi mampu menciptakan kondisi satuan TNI AD yang solid, tangguh, pofesional dan berwawasan nasional serta dicintai rakyat.

Baca Juga: TNI AD Kerahkan 800 Personel Bantu Pengamanan Demo RUU di DPR

Berikut 7 pelanggaran berat yang harus dihindari prajurit TNI AD

  • Jangan terlibat dalam perjudian, backing, illegal logging dan illegal mining.
  • Jangan menyalahgunakan Senpi dan Muhandak.
  • Jangan menyalahgunakan Narkoba
  • Jangan desersi dan insubordinasi.
  • Jangan terlibat perkelahian baik perorangan maupun kelompok dengan rakyat, antar anggota TNI dan Polri.
  • Jangan melakukan pelanggaran susila terutama dengan keluarga TNI.
  • Jangan melakukan penipuan, perampokan dan pencurian. (rr)
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.