TNI AD Jelaskan Alasan Seskab Teddy Indra Wijaya Ikut Pendidikan Seskoad

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan alasan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengikuti pendidikan Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad).
Menurutnya keikutsertaan Teddy yang masih aktif sebagai prajurit TNI dengan pangkat Letkol Inf adalah bagian dari proses pembinaan karier perwira TNI AD yang dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Tidak Bebas Menikah dan Bercerai Tanpa Izin
"Dapat kami sampaikan bahwa benar Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat ini sedang mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Dikreg LXVII Seskoad)," kata Donny di Jakarta, Jumat (6/2).
Lebih lanjut Donny menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pendidikan nantinya ada yang menggunakan metode tatap muka dan ada yang secara daring.
"Jadi menyesuaikan pengembangan pendidikan dan dinamika tugas serta kebutuhan organisasi," kata Donny.
Baca Juga: Pembinaan Karier, Ratusan Perwira TNI Tempuh Pendidikan Sekkau Angkatan ke-118
Ia menjelaskan bahwa Seskoad merupakan lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI AD yang bertujuan membentuk perwira menengah (Mayor atau Letkol) agar memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial, dan wawasan strategis untuk mendukung pelaksanaan tugas pada jabatan staf maupun komando.
"Pendidikan Seskoad diikuti oleh perwira TNI AD, matra lain, Polri, serta perwira negara sahabat, dengan kurikulum yang mencakup ilmu strategi, kepemimpinan, manajemen pertahanan, serta kajian geopolitik," tutup Donny. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































