KSAD Apresiasi Kerja Sama TNI AD dengan Bela Diri Jepang yang Terjalin Lama

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengapresiasi kerja sama TNI AD dengan Bela Diri Jepang yang sudah terjalin lama. Hal ini menurutnya akan mempererat hubungan kedua angkatan, tetapi juga menjadi dasar yang kuat untuk hubungan diplomatik yang lebih luas.
Hal ini diungkapkan KSAD saat bertemu Chief of Staff Japan Ground Self Defence Force (KSAD Jepang), Jenderal Yasunori Morishita, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (4/9/2024).
Baca Juga: 3 Roket Ditembakkan Saat Latihan Gabungan Super Garuda Shield di Puslatpur Marinir
"Kami berharap kerja sama ini menjadi landasan untuk hubungan yang lebih kuat berdasarkan rasa saling percaya, saling menghormati, dan persahabatan antara kedua negara. Terutama dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di kawasan Indo-Pasifik," ujar seperti dikutip keterangan Dispenad, Kamis, (5/9).
Baca Juga: Menko Polhukam Beberkan Rencana Pembentukan Angkatan Siber
Untuk diketahui, pasukan bela diri Angkatan Darat Jepang juga ikut serta dalam Latgabma Super Garuda Shield 2024, termasuk dalam kegiatan penerjunan CDS dan Airborne bersama pasukan TNI AD dari Yonif 330/Tri Darma di Puslatpur TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, baru-baru ini. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































