HANKAM

TNI AD Jaga Ketat Perbatasan RI-RDTL, Ada Apa?

TNI AD
TNI AD dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Napan Bawah melaksanakan pengamanan di pintu gerbang Pos Lintas Batas Negara Napan. (Foto: Dok. Penyonarhanud 2 Kostrad)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Napan Bawah melaksanakan pengamanan di pintu gerbang Pos Lintas Batas Negara Napan guna menjaga keamanan di perbatasan Desa Napan, Kecamatan Bikomi utara, Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (13/6).
‎
Dilansir keterangan dari Penyonarhanud 2 Kostrad, Senin (15/6), Danpos Napan bawah, Letda Arh Sulthan mengatakan pengamanan ketat ‎ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel untuk memantau setiap aktivitas keluar masuk di kawasan perbatasan.

Baca Juga: 2 Kapal Perang Malaysia KD Kedah-KD Rencong Sandar di Surabaya

Ia mengatakan kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan terhadap potensi penyelundupan sekaligus memperkuat pengawasan dan menjaga stabilitas keamanan di jalur lintas batas agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat maupun pengguna jalur perbatasan.
‎
‎"Pengamanan di pintu gerbang PLBN Napan kami laksanakan secara maksimal sebagai langkah pencegahan terhadap segala bentuk penyelundupan, sekaligus untuk memastikan situasi perbatasan tetap aman dan terkendali," kata Sulthan.
‎
Lebih lanjut ia memastikan ‎kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Baca Juga: RS dr Oepomo Surabaya Diproyeksikan jadi Rumah Sakit Penunjang Pendidikan

"Semoga melalui kesiapsiagaan personel di lapangan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad diharapkan terus mampu memberikan rasa aman serta mencegah berbagai potensi pelanggaran lintas batas secara efektif," kata Sulthan.

Untuk diketahui, jalur perbatasan RI-RDTL adalah salah satu jalur yang paling rawan aksi-aksi penyeludupan. Terbaru, pada Minggu (14/6), Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Pos Nino bersama Satgas Bais TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa 10 karung beras asal Timor Leste dengan total berat 200 kilogram di sekitar Patok Batas No. 37, Desa Inbate, Kabupaten TTU.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.