TNI AD Gembleng 265 Prajurit Perempuan jadi Bintara Profesional

Jakarta, IDM – Sebanyak 265 prajurit siswa perempuan TNI AD akan mengikuti Pendidikan Pertama Bintara Korps Wanita Angkatan Darat (Dikmaba Kowad) TA 2026. Hal ini ditandai dalam upacara pembukaan yang dipimpin langsung Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan di Lapangan Upacara Srikandi II Pusdikkowad Kodiklatad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/6).
Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, Kamis (18/6), 265 prajurit siswa tersebut terdiri dari 244 prajurit Dikmaba Kowad dan 21 prajurit Dikmaba Keahlian Khusus. Mereka selanjutnya akan menjalani proses pendidikan untuk menjadi Bintara Kowad yang profesional, berkarakter dan siap mengemban tugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Baca Juga: Kaskoopsudnas Tinjau Pembangunan Satuan Baru dan Kesiapan Operasional Lanud Haluoleo
Hasan pada kesempatan tersebut menekankan agar para siswa mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga kehormatan diri, meningkatkan keimanan serta menjauhi segala bentuk pelanggaran guna membentuk karakter prajurit Kowad yang tangguh, profesional serta berpegang teguh pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara.
Untuk diketahui, prajurit perempuan dalam TNI Angkatan Darat, tergabung dalam Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Mereka memiliki peran yang sangat strategis bukan sekadar pelengkap, melainkan prajurit petarung yang menjadi benteng pertahanan negara.
Baca Juga: Lanud Halim Perdanakusuma Mitigasi Banjir lewat Normalisasi Waduk
Seiring perkembangan zaman dan modernisasi militer, peran prajurit perempuan TNI AD telah bertransformasi dari fungsi administratif ke peran strategis dan operasional di lapangan di antaranya menjadi pilot helikopter serbu dan helikopter angkut di Korps Penerbang TNI AD, menjadi Pasukan Perdamaian PBB (Peacekeepers) yang rutin dikirim hingga menjadi pengajar dan pelatih di berbagai lembaga pendidikan TNI AD untuk membentuk karakter prajurit baru.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































