TNI AD Gelar Turnamen Siber untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

Jakarta, IDM – Pusat Siber TNI AD (Pussiberad) menggelar turnamen siber untuk masyarakat umum dan kalangan militer.
Dilansir dari keterangan Penpussiberad, Sabtu (7/3), lomba ini mengusung tema "Waskita Manunggal Siber Turnamen 2026, From CTF to Real-World Attack and Defense".
Baca Juga: Pejabat Teritorial Tiga Matra Berkumpul, Samakan Persepsi dan Perkuat Koordinasi Operasi TNI
Lebih lanjut dijelaskan bahwa ajang siber ini akan menguji kemampuan teknis, strategi, dan ketahanan mental dalam menghadapi skenario serangan dan pertahanan dunia nyata.
"Kami memanggil kalian untuk masuk ke medan tempur siber yang sesungguhnya. Siapkan tim kalian, tunjukkan kalau kalian adalah benteng siber masa depan Indonesia," tulis keterangan Pussiberad.
Registrasi lomba ini mulai dilakukan dari 1 Maret hingga 5 April 2026, kemudian dilanjutkan final pada 16 April 2026. Pendaftaran lomba ini gratis dan untuk informasi lebih lanjut bisa langsung diakses di media sosial Instagram milik Pusat Siber TNI AD, @pussiberad.
Baca Juga: Semarak Ramadan, Wingdik 400/Matukjur Gelar Aksi Berbagi untuk Masyarakat Sekitar
Untuk diketahui Pussiberad adalah satuan pelaksana pusat TNI AD yang bertugas menyelenggarakan fungsi persandian dan keamanan siber, serta mengamankan informasi strategis dari ancaman digital.
Pussiberad juga berfokus pada pengembangan SDM siber, operasional keamanan siber, dan pertahanan jaringan untuk mendukung tugas pokok TNI AD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































