TNI AD Gelar Tradisi Pembaretan Arhanud dan Penembakan Meriam

Jakarta, IDM – Hari Rabu (30/4) kemarin sebanyak 29 Perwira Siswa menerima Baret Cokelat kebanggaan Korps Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) di Lapangan Tembak AWR TNI AU Pandanwangi Lumajang. Pemberian baret dipimpin oleh Danpussenarhanud Mayjen TNI Hari Arif Wibowo dah dihadiri para orang tua/keluarga siswa serta tamu undangan.
Dalam keterangan Penarhanud, Jumat (2/4) Tradisi Korps Pembaretan merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Olah Yudha yaitu pembulatan dari seluruh materi pengetahuan dan keterampilan yang diterima selama di Pusdikarhanud.
Baca Juga: Rencana Penembakan Senjata Khusus pada Latihan Operasi Laut Gabungan 2025
Tradisi ini diakhiri dengan Latihan Menembak Senjata Berat Meriam Arhanud dan Pembaretan.

Danpussenarhanud mengatakan bahwa tujuan dari tradisi ini mengandung makna yaitu semangat perjuangan, rasa kebanggaan dan jiwa korsa sehingga akan timbul 'Esprit De Corps' kepada setiap prajurit yang baru bergabung dalam Korps Arhanud.

Dalam kesempatan tersebut, para orang tua/keluarga siswa dan tamu undangan diberikan kesempatan untuk memasangkan Baret Kehormatan kepada Perwira Siswa Taruna Akmil.
Baca Juga: Perkuat Interoperabilitas, KRI SIM-367 Gelar Latihan Bersama Seluruh Unsur MTF di Laut Mediterania
Untuk diketahui, Arhanud TNI AD adalah satuan matra darat yang memiliki tugas pokok untuk melaksanakan pertahanan udara dengan tembakan darat ke udara dan menyelenggarakan perlindungan udara untuk menghancurkan, meniadakan atau mengurangi dampak segala bentuk ancaman udara. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































