TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Papua, Berlangsung 60 Hari

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat menggelar karya bakti skala besar yang akan berlangsung selama 60 hari. Pembukaan kegiatan ini resmi digelar di SMP Negeri Urumb, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (1/7).
Dilansir dari keterangan Penkodim 1707 Merauke, sasaran kegiatan ini yaitu pembangunan 15 jembatan aramco, 11 unit MCK, 9 titik sumur bor, rehabilitasi 4 sekolah dan 3 gereja. Sedangkan kegiatan nonfisik berupa donor darah, khitanan massal, pembagian paket sembako dan makan bersama masyarakat.
Baca Juga: Kepala Divisi Kerja Sama Keamanan USPACOM akan Temui Aster Panglima TNI di Jakarta
Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia dalam amanatnya di acara tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat melalui semangat kemanunggalan dan gotong-royong.
"Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan wilayah," kata Frits.
Baca Juga: Komando Pasifik AS Kumpulkan Pindad, PT PAL hingga Boeing, Bahas Rantai Pasokan-Harwat Indhan
Lebih lanjut Pangdam juga mengajak seluruh unsur pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Sebelumnya TNI Angkatan Darat juga pernah menggelar karya bakti skala besar di Kodam IX/Udayana. Saat itu total ada 110 personel dari satuan Armed, Arhanud dan Zeni ke wilayah Kodim 1622/Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diikutsertakan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































