TNI AD Gandeng US Army Renovasi Sekolah di Sumatra Selatan

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat menggandeng United States Army (US Army) merenovasi sekolah di SD Negeri 04 Peracak, Sumatra Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026.
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Kamis (20/8), Komandan Latma Ksatria Warrior 2026, Kolonel Inf Slamet mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kerja sama bilateral sekaligus kepedulian TNI AD dan US Army terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan bagi masyarakat.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan.
Baca Juga: Kertajati Disiapkan jadi Markas Penyimpanan-Perawatan Pesawat Transport dan Tempur TNI AU
“Kami berharap dengan adanya fasilitas sekolah yang lebih baik dan layak, para siswa SDN 04 Peracak dapat belajar dengan lebih semangat dan nyaman sehingga mampu meraih cita-cita setinggi-tingginya. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antara personel TNI AD dan US Army serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan US Army, LTC Marri Goldstein, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin secara harmonis selama pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, renovasi sekolah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi bersama dalam memberikan manfaat positif kepada masyarakat.

“Kami sangat senang dapat berkontribusi untuk kemajuan pendidikan di sini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun berasal dari negara yang berbeda, kami memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan manfaat dan harapan yang lebih baik bagi anak-anak dan masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga: Cerita Mayor CBA Rio Sibarani Pimpin Misi Kemanusiaan ke Flores
Menanggapi ini Kepala SD Negeri 04 Peracak turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TNI AD dan US Army atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Renovasi tersebut dinilai sangat membantu meningkatkan kenyamanan dan kelayakan lingkungan sekolah, sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar.
Untuk diketahui, renovasi dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI AD dan US Army selama 15 hari. Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi renovasi dua ruang kelas dan satu ruang guru, penggantian atap, plafon dan keramik, pengecatan ruang kelas, pembangunan sumur bor, perbaikan akses jalan melalui pemasangan paving block, pemasangan instalasi kelistrikan, perbaikan fasilitas MCK, serta pembersihan dan penataan lingkungan sekolah.
Kegiatan renovasi SD Negeri 04 Peracak melibatkan 45 personel gabungan, terdiri dari personel Pusziad, Yonzikon 14 Palembang, serta US Army 215th Engineer Company. Seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kerja sama antara kedua negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































