HANKAM

TNI AD Gagalkan Ratusan Kilogram Sabu dan Ganja di Perbatasan RI-Malaysia

Barang bukti
Barang bukti narkoba dari hasil penangkapan terbaru Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad pada Sabtu (7/6). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI AD Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad berhasil menggagalkan ratusan kilogram narkoba jenis sabu, ganja, ekstasi dan cartridge liquid pod yang mengandung zat narkotika di perbatasan.

Dilansir dari keterangan Dispenad, Sabtu (13/6), penangkapan ini terhitung hingga Juni 2026. Terbaru Satgas berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 21,4 kilogram, Sabtu (6/6).

Baca Juga: Kodam Cenderawasih Siap Amankan Program Pangan Nasional untuk Perkuat Ketahanan Indonesia

"Terhitung dengan penangkapan terbaru, total Satgas telah berhasil mengamankan berbagai jenis narkotika, di antaranya sabu seberat 167 kilogram, ganja 12 kilogram, ekstasi sebanyak 1.700 butir, serta 199 cartridge liquid pod yang mengandung zat narkotika," tulis keterangan Dispenad.

Barang bukti
(Foto: Dok. Dispenad)

Untuk penangkapan terbaru, Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, menjelaskan bahwa pelaku diduga menggunakan modus kombinasi jalur resmi dan jalur ilegal untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Indonesia.

Barang bukti
(Foto: Dok. Dispenad)

"Penangkapan berawal dari kegiatan patroli personel Pos Kotis Gabma Entikong di jalur rawan pelintasan ilegal sektor kanan PLBN Entikong. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, personel mencurigai sebuah tas yang dibawanya karena terkunci menggunakan gembok. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan 20 paket sabu yang disembunyikan dalam kemasan teh berwarna hijau dengan total berat mencapai 21,4 kilogram," jelas Andy.

Baca Juga: Indonesia Kirim 2 Perwira Paspampres Belajar Militer ke AS

Ia mengatakan seluruh barang bukti beserta pelaku yaitu seorang warga negara asing (WNA) berinisial MO telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada instansi terkait.

"Keberhasilan ini menegaskan komitmen Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad dalam menjaga wilayah perbatasan dari berbagai aktivitas ilegal," pungkas Andy.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.