HANKAM

TNI AD Gagalkan Penyeludupan 32 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi di Kalimantan

Prajurit Yonarmed 19/Bogani
Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani melalui Pos Guntembawang berhasil mengamankan barang bukti berupa 32,2452 kilogram sabu dan 4.867 butir pil ekstasi di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Yonarmed 19)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat kembali menggagalkan penyeludupan narkotika di perbatasan. Kali ini, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani melalui Pos Guntembawang berhasil mengamankan barang bukti berupa 32,2452 kilogram sabu dan 4.867 butir pil ekstasi di Dusun Guntembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Mantan Panglima TNI Laksamana Widodo AS Meninggal Dunia, akan Dimakamkan di TMP Kalibata

Dilansir dari keterangan Penyonarmed 19, Senin (26/10), Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Letkol Arm Hanafi Solaeman, mengatakan narkotika tersebut ditinggalkan oleh empat orang tidak dikenal yang melarikan diri saat dilakukan upaya penghadangan. Barang bukti yang ditemukan selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan wujud komitmen dan kesigapan personel dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan negara dari berbagai aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan narkotika di jalur-jalur tidak resmi di wilayah perbatasan.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur tidak resmi yang rawan dimanfaatkan untuk penyelundupan narkotika. Seluruh personel harus senantiasa waspada, mengutamakan faktor keamanan, serta melaksanakan tugas sesuai prosedur yang berlaku. Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung penanganan kasus ini,” kata Hanafi.

Baca Juga: Intelijen Militer 9 Negara Kumpul di Singapura Bahas Kontraterorisme, Termasuk AS dan Australia

Ia memastikan upaya ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara, mencegah aktivitas ilegal lintas batas, dan melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.