HANKAM

TNI AD Deportasi 8 WNA, Masuk Indonesia Tanpa Dokumen Resmi

Warga Negara Asing
Delapan Warga Negara Asing yang ditangkap di perbatasan. (Foto: Penkostrad)

Jakarta, IDM – TNI AD Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Oepoli Tengah dan Pos Inbate mendeportasi delapan Warga Negara Asing (WNA).

Dilansir dari keterangan Penkostrad, Rabu (24/12), WNA ini adalah warga Timor Leste yang akan melalui jalur batas negara di Pos Oepoli Tengah dan Pos Inbate, Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Utara beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Kawal Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Papua

Dijelaskan delapan orang tersebut terdiri dari enam WNA yang ditemui personel Pos Oepoli Tengah saat sedang melaksanakan pengawasan orang asing di jalur pelintasan ilegal dan dua WNA lainnya ditemukan saat hendak melalui jalur perlintasan batas di Pos Inbate.

"Setelah diinterogasi WNA tersebut benar merupakan warga Timor Leste yang akan mengunjungi keluarga dan berlibur dalam rangka Hari Natal dan Tahun Baru," tulis keterangan Penkostrad.

Baca Juga: Gotong-royong Bersama Warga, TNI AD Perbaiki Jembatan Gantung di Aceh

Para pelanggar batas negara tersebut dinyatakan melanggar Pasal 75 ayat 1 dan 2 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yakni memasuki wilayah Indonesia tanpa dokumen perjalanan (paspor) yang sah. Satgas Pamtas mengambil langkah untuk melaporkan hal ini kepada pihak Keimigrasian yang berada di PLBN Wini.

"Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad akan tetap berkomitmen kuat dalam menjaga kedaulatan negara serta mencegah terjadinya pelanggaran keimigrasian dan memastikan pelintas batas selalu mengikuti prosedur hukum yang berlaku di NKRI," tegas pernyataan Penkostrad. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.