TNI AD dan UGM Kembangkan Inovasi Alat Deteksi Militer

Jakarta, IDM - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM dan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD akan berkolaborasi untuk mengembangkan inovasi alat deteksi untuk militer.
"FMIPA menyambut dengan baik dan menyatakan kesiapannya dalam mengawal inovasi yang akan kita kembangkan bersama ini," Dekan FMIPA UGM Kuwat Triyana, dikutip dari laman UGM, Selasa (2/1).
Salah satu anggota tim peneliti bidang Geofisika FMIPA UGM Wiwit Suryanto, mengatakan inovasi alat deteksi militer yang dikembangkan akan mengadopsi dari hasil penelitian mutakhir yang telah dikembangkan FMIPA.
Baca Juga: Perkuat Diplomasi, Komandan KRI Diponegoro-365 Kunjungi Pimpinan Angkatan Laut Oman
Sehingga, lanjutnya, inovasi alat deteksi militer tersebut memiliki potensi dalam pengaplikasiannya terhadap aspek ketahanan dan keamanan.
"Keunggulan dari inovasi yang dihasilkan tersebut diharapkan menjadi elemen penguatan alutsista negara yang lebih efektif dalam penggunaannya," paparnya.
Sementara peneliti muda Dislitbang TNI AD Mayor Chb Indra Kristian, menyampaikan kolaborasi yang dilakukan antara kedua belah pihak dapat membuka peluang kolaborasi riset yang lebih banyak tak terkecuali dengan menggandeng mahasiswa.
Baca Juga: Aksi Koptu Herman Tiap Hari Bantu Seberangi Anak Sekolah di Kalimantan
"Kami di TNI AD ada laboratorium. Mahasiswa juga dapat magang dan praktik di sana," tuturnya.
Indra berharap kerja sama yang akan dikembangkan menjadi bagian dari sinergitas antara akademisi dengan militer dalam mendorong pengembangan dan pemeliharaan alutsista serta memperkuat sistem ketahanan dan keamanan negara melalui pengembangan teknologi bersama. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































