TNI AD dan SAF akan Gelar Latma Safkar Indopura 2025

Jakarta, IDM – TNI AD dan Singapore Armed Forces (SAF) akan kembali menggelar latihan bersama (latma) Safkar Indopura tahun 2025. Hal ini ditandai dengan Initial Planning Conference (IPC) yang dihadiri Mayor Inf Ilham Datu Ramang (Danyonif 411/Pandawa) selaku Ketua Delegasi TNI AD di Kranji Camp III, Singapura.
"IPC Safkar Indopura ini merupakan tahap awal persiapan untuk merencanakan Latma Safkar Indopura tahun 2025," kata Ilham dalam keterangan yang diterima Indonesia Defense Magazine, Senin (17/3).
Baca Juga: Mutasi 12 Pati TNI AL, Laksda Edwin Jadi Wagub Lemhannas
Ia menjelaskan kegiatan Safkar Indopura seri 37 tahun 2025 antara TNI AD akan diwakili Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad dan SAF akan diwakili 2th Battalion Singapore Infantry Regiment (2 SIR).
Safkar Indopura sendiri merupakan latihan militer tahunan yang sudah berlangsung selama 37 tahun yang melibatkan pasukan dari kedua Angkatan Darat Indonesia dan Singapura. Latihan ini bertujuan saling bertukar pengetahuan tentang Satuan Infanteri Mekanis dan taktik pertempuran perkotaan serta yang lebih penting untuk meningkatkan kerja sama dan hubungan bilateral yang lebih erat antara Indonesia dan Singapura.
Baca Juga: Kapuspen: Revisi UU TNI Kebutuhan Strategis untuk Perkuat Pertahanan Negara
Untuk diketahui, pada seri ke-36 Safkar Indopura tahun lalu, TNI AD juga diwakili Yonif 411 Pandawa dan SAF diwakili 2th Battalion Singapore Infantry Regiment (2 SIR). Kedua negara menggelar latihan bersama di bawah kaki gunung Merbabu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































