TNI AD dan Pakistan Gelar Latihan Bersama di Markas Buaya Putih

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat dan Pakistan Army menggelar latihan bersama (Latma) bertajuk Shaheen Strike 2025. Latma digelar di Markas Yonif 323/Buaya Putih Kostrad, Banjar, Jawa Barat.
Dilansir dari keterangan Pendivif 1 Kostrad, Rabu (19/11), Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan bahwa Latma Shaheen Strike 2025 memiliki arti penting dalam mempererat hubungan internasional antara Indonesia dan Pakistan.
Baca Juga: RI–Prancis Perkuat Diplomasi Laut, TNI AL Dorong Kerja Sama Operasi, Latihan, dan Pendidikan
"Latihan ini juga menjadi sarana strategis untuk saling bertukar pengalaman, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat military to military cooperation antara Indonesian Army dan Pakistan Army," kata Novi.

Lebih lanjut Novi menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh prajurit kedua negara.
Baca Juga: TNI AD dan USARPAC Bahas Pengembangan Daerah Latihan Militer di Baturaja
“Latihan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat stabilitas dan perdamaian di kawasan, khususnya Asia Selatan dan Asia Tenggara,” katanya.
Untuk diketahui, rangkaian latihan tersebut telah berakhir dan resmi ditutup pada 18 November 2025. Latma yang berlangsung intensif ini fokus pada peningkatan kemampuan tempur, kerja sama taktis, dan interoperabilitas kedua angkatan darat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































