HANKAM

TNI AD dan Filipina Gelar Latma SMEE-C3, Ini Rincian Materinya

Latma
Rapat persiapan Latma bertajuk "Subject Matter Expert Exchange (SMEE) Command Control and Communicatios (C3)" antara TNI AD dan Filipina. (Foto: Dok. Puskomlekad)

Jakarta, IDM – TNI AD dan Angkatan Darat Filipina (Philippine Army) akan menggelar latihan bersama (latma) bertajuk "Subject Matter Expert Exchange (SMEE) Command Control and Communicatios (C3)".

Dilansir dari keterangan Penpuskomlekad, Jumat (5/6), latihan direncanakan digelar pada 8 hingga 12 Juni 2026 mendatang di Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat (Puskomlekad) Jakarta.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan Pantai Utara, TNI AL Resmikan Mako Sathantai di Bitung

Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie saat memimpin rapat persiapan beberapa waktu lalu mengatakan latihan ini sebagai bagian dari kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Filipina yang ditindaklanjuti sesama Angkatan Darat baik TNI AD maupun Philippine Army.

“Ini suatu kehormatan dan kebanggaan yang diberikan kepada Puskomlekad oleh TNI AD untuk mewujudkan tujuh elemen tempur menjadi keniscayaan,” ujar Iroth.

Baca Juga: Komandan Pasukan Denjaka Berganti, Kolonel Rino Rianto Naik Pangkat Brigjen

Ia berharap momen latihan ini dapat dimanfaatkan untuk bertukar pikiran, ide dan gagasan untuk mengembangkan Sistem Komando Pengendalian dan Informasi (Siskodalinfo) dengan berpikir lebih besar dan futuristik.

Untuk diketahui latma yang akan berlangsung lima hari ini mengusung berbagai kegiatan, di antaranya diskusi dan kunjungan budaya. Kemudian untuk materi latihan delegasi Angkatan Darat Filipina bersama Puskomlekad akan membahas tentang beberapa topik seperti metodologi untuk melatih personel Komlek terkait dengan kemahiran operator untuk mengawaki sistem digital yang sedang berkembang, rencana manajemen pengelolaan spektrum terstandarisasi dan rencana pace plan penggunaan satelit bandwith tinggi.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.