HANKAM

TNI AD Ciptakan Pupuk Organik Cair Berbahan Rumput Laut

TNI AD
TNI AD dari Korem 162/WB dan Kodim 1615/Lotim menciptakan inovasi pupuk organik cair berbahan rumput laut dan diklaim menjadi pertama di Indonesia. (Foto: Dok. Pendam Udayana)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Korem 162/WB dan Kodim 1615/Lotim menciptakan inovasi pupuk organik cair berbahan rumput laut dan diklaim menjadi pertama di Indonesia.

Inovasi ini pun diluncurkan melalui stasiun pengisian pupuk cair yang dipimpin langsung Danrem 162/Wira Bakti Brigjend TNI Agus Bhakti bersama Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Prabowo Bertekad Lanjutkan ‘Good Neighbor Policy’ dengan Australia

"Inovasi baru digagas prajurit TNI dengan menciptakan pupuk organik cair berbahan dasar rumput laut. Pupuk organik cair tersebut akan disediakan para prajurit TNI di stasiun, sama dengan pengisian bahan bakar minyak (BBM)," kata Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seperti dikutip keterangan dari Pendam Udayana, Selasa, (20/8).

Hal yang sama diungkapkan Danrem 162/Wira Bakti Brigjend TNI Agus Bhakti, adapun  tujuan pelaksanaannya sebagai kerja nyata Korem 162/WB dalam mewujudkan Ketahanan Pangan dan keberlanjutan produksi pertanian khususnya tanaman pangan strategis melalui TNI.

"Alasan peluncuran Stasiun Pupuk Organik Cair Tani Lestari yakni karena selama ini petani dalam melakukan kegiatan budidaya harus menyiapkan modal yang cukup besar di awal, membeli benih, pupuk, herbisida dan insektisida serta tenaga kerja," ungkap Danrem.

Baca Juga: KSAD Pimpin Sertijab 12 Jabatan Strategis di TNI AD, Ini Daftarnya

Lebih lanjut katanya ke depan stasiun pupuk ini akan memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk alternatif bagi petani melalui Kodim dan Koramil terdekat.

"Pupuk Rumput Laut ini diharapkan dapat menjadi sinergi antar masyarakat pesisir dan masyarakat petani melalui peran TNI-AD. Rumput Laut telah banyak dikenal memiliki banyak manfaat, mulai dari makanan, kimia hayati hingga farmasi," harapnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.