TNI AD Buka Suara Terkait 48 Prajuritnya yang Ikut Lisensi Pelatih Sepak Bola

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memberikan tanggapan terkait 48 prajuritnya di Kodam IX/Udayana yang terlibat dalam Kursus Kepelatihan Lisensi D Nasional PSSI yang digelar di Bali United Training Center di Gianyar, Bali.
Menurut Wahyu kegiatan ini murni merupakan kerja sama TNI AD dengan lembaga berwenang di bidang olahraga.
Baca Juga: Ini Dia Komandan Baru Kapal Selam KRI Nagapasa-403
"Bahwa dalam institusi TNI AD terdapat berbagai Badan Pelaksana yang menangani beragam sektor kegiatan, termasuk bidang olahraga. Kerja sama pelatihan antara Kodam IX/Udayana dan PSSI (Bali United) ini secara teknis dilaksanakan oleh Jasmani Kodam (Jasdam) selaku pembina jasmani dan olahraga," kata Wahyu dalam kepada Indonesia Defense Magazine, Selasa (17/6).
Lebih lanjut kata Wahyu pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas prajurit TNI AD, khususnya di jajaran Kodam IX/Udayana, dalam bidang kepelatihan sepak bola serta mendukung pembinaan olahraga sepak bola nasional.
"Sebagai bagian dari komponen bangsa, TNI AD memiliki peran dan komitmen kuat dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Melalui peningkatan kualitas para pelatih, diharapkan pembinaan sepak bola di lingkungan TNI AD dapat berjalan lebih terarah dan mampu mencetak prestasi," jelas Wahyu.
Baca juga: Puluhan Prajurit Marinir Gelar Serbuan Amfibi di Pantai Morotai
Nantinya selama sepekan ke depan, sebanyak 48 prajurit akan mengikuti pelatihan ini dan diharapkan lulus sebagai pelatih sepak bola bersertifikat. Tidak hanya untuk lingkungan TNI AD, namun juga berpotensi berkontribusi di level nasional.
"Perlu ditegaskan bahwa kegiatan ini murni merupakan kerja sama di bidang olahraga, dan tidak berkaitan dengan penguatan fungsi teritorial. Selain cabang sepak bola, kerja sama TNI AD di bidang olahraga juga mencakup berbagai cabang lainnya," tutup Wahyu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































