TNI AD Buka Suara Soal Kontroversi Penertiban Kawasan di Pasar Mardika Ambon

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat dari Kodam XV/Pattimura buka suara terkait penertiban kawasan Terminal Pasar Mardika, Ambon yang menuai kontroversi.
Dilansir dari keterangan Penkodam XV/Pattimura, Rabu (26/8), Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura, Letkol Inf Adi Swastika, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan agar ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih tertib, terintegrasi, dan berdaya guna.
Baca Juga: Siap Mendarat di Garibaldi, Pilot TNI AU dan AD Latihan di Juanda
Adi menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Ambon dan instansi teknis terkait.
"Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari penataan kawasan sekitar Kodam XV/Pattimura dan telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Ambon serta pihak terkait. Kami memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap mengutamakan kepentingan umum,” ujar Adi.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa struktur bangunan yang saat ini berada di sekitar area trotoar merupakan bagian dari tahapan pekerjaan konstruksi dan tidak dimaksudkan untuk dihilangkan secara permanen. Penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari arahan Pangdam XV/Pattimura, yang menginginkan agar area tersebut ditata dan direvitalisasi kembali sehingga tetap dapat mengakomodasi kebutuhan pejalan kaki sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat Ambon.
Baca Juga: Bakal Dinaiki Presiden, Garibaldi jadi Kapal VVIP di HUT TNI
“Ini merupakan keinginan Bapak Pangdam XV/Pattimura, agar area tersebut ditata dan direvitalisasi kembali menjadi ruang bagi UMKM masyarakat, tujuannya jelas untuk meningkatkan perekonomian warga Ambon” jelasnya.
Adi mengatakan penyediaan ruang bagi UMKM di kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat sekitar Pasar Mardika. Dengan penataan kawasan ini, diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas yang lebih tertib, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































