HANKAM

TNI AD Buka Suara Soal Kematian Pratu Farkhan Sauqi Marpaung

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono
Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono. (IDM/Ricardo Ronald)

Jakarta, IDM – TNI AD melalui Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono buka suara terkait kematian Pratu Farkhan Sauqi Marpaung yang diduga dianiaya seniornya sesama anggota TNI AD.

Donny memastikan peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pimpinan TNI AD.

"Jadi Pertama-tama, TNI Angkatan Darat menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Pratu Farkhan Sauqi Marpaung. Almarhum adalah prajurit muda yang tengah menjalankan tugas negara di wilayah penugasan, dan peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pimpinan TNI AD," kata Donny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/12).

Baca Juga: Rebut Markas OPM di 3 Lokasi, 115 Personel Satgas Rajawali dan Koops Habema Dapat KPLB

Donny mengatakan bahwa sejak awal kejadian, TNI AD langsung mengambil langkah cepat dan tegas. Dugaan keterlibatan oknum prajurit senior telah ditindaklanjuti dengan mengamankan yang bersangkutan dan melakukan proses investigasi secara menyeluruh oleh unsur komando terkait. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan fakta secara objektif dan transparan.

"Kami menegaskan bahwa TNI AD tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di luar aturan, terlebih yang mengakibatkan hilangnya nyawa prajurit. Apabila dari hasil penyelidikan terbukti adanya pelanggaran hukum maupun disiplin militer, maka proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku," kata Donny.

Baca Juga: Menhan Ingin Komando Operasi di Papua Disempurnakan agar Punya Kapasitas Teritorial dan Intelijen

Lebih lanjut kata Donny TNI AD juga memberikan perhatian kepada keluarga almarhum serta pembinaan terhadap prajurit di satuan, agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Pimpinan TNI AD berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, adil, dan bertanggung jawab, demi menjaga keadilan bagi almarhum, keluarganya, serta kehormatan institusi TNI Angkatan Darat," tutup Donny. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.