TNI AD Buka Pendidikan Tamtama Penembak Senjata Ranpur Tank AMX-13

Jakarta, IDM – TNI AD melalui Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) menyelenggarakan upacara pembukaan Pendidikan Tamtama Penembak Senjata Ranpur Tank AMX-13 TA 2026.
Dilansir dari keterangan Pusdikkavpussenkav, Rabu (8/4), upacara dipimpin oleh Wadan Pusdikkav Kolonel Kav Cecep Tendi Sutandi dan diikuti oleh para pejabat distribusi, pelatih, serta perserta didik.
Baca Juga: Lagi-lagi Nelayan Temukan Drone Asing, Ini Daftar ‘Penyusupan’ Laut RI Sejak 2019
"Pendidikan ini bertujuan untuk membentuk prajurit Tamtama Kavaleri yang profesional, tanggap, tangguh, dan memiliki kemampuan teknis sebagai penembak kanon pada ranpur jenis Tank AMX-13," ujar Cecep.
Ia menjelaskan materi yang akan diberikan meliputi pengenalan senjata dan sistem penembakan tank dan serta melaksanakan pemeliharaan dan latihan menembak kanon secara terintegrasi.
Baca Juga: Prajurit Terlibat Penimbunan BBM, Laporkan ke Puspom TNI
Pendidikan ini direncanakan berlangsung selama enam minggu dan akan diakhiri dengan uji kemampuan serta latihan penembakan sebagai bentuk evaluasi hasil pendidikan. Melalui pendidikan ini diharapkan para siswa mampu melaksanakan tugas sebagai penembak kanon Tank AMX-13 dengan baik di satuan jajaran Kavaleri TNI AD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































