HANKAM

TNI AD Bangun Sarana Pirolisis, Olah Sampah Menggunung di TPA Galuga

KSAD Maruli Simanjuntak
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meresmikan pembangunan sarana PSEL di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (17/9). (IDM/Bunga Permata)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan pihaknya siap mengolah sampah lama yang menggunung di TPA Galuga menjadi sumber energi alternatif melalui teknik pirolisis.

Hal ini ia katakan saat meresmikan pembangunan sarana Pengolahan Sampah Menjadi Energi (PSE) di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (17/9).

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Menhan Sjafrie Hadiri “The 13th Beijing Xiangshan Forum” di Cina

Pirolisis merupakan teknologi yang menggunakan proses memanaskan sampah plastik pada suhu tinggi dalam lingkungan tanpa udara atau udara dengan udara yang sangat terbatas. Selama proses ini, bahan anorganik terurai menjadi gas, cairan dan residu padat.

Pembangunan proyek dengan luas lahan sekitar lima hektare ini akan memakan waktu satu tahun dan ditargetkan untuk mengelola seribu ton sampah per harinya. Sebelum diproses melalui teknologi pirolisis, sampah akan melalui tahap pre-treatment untuk memilah dan menyiapkan material yang akan diolah. Nantinya, diperkirakan akan menghasilkan sekitar 50 sampai 60 kiloliter Bahan Bakar Minyak Terbarukan (BBMT) setiap hari.

"Akhirnya kita bisa meletakkan batu pertama di satu titik ini, yang kami rencanakan ada lima titik. Mudah-mudahan akan kita mulai keseluruhannya di tahun ini. Kalau lima titik ini berjalan, berarti bisa menghasilkan enam ribu ton per hari," imbuhnya.

"Ini saya kira akan baik, juga di daerah-daerah lain, karena kita lebih mengelola sampah lama. Sampah lama ini mungkin belum ada jawabannya sebetulnya. Sehingga kami tidak akan menganggu proyek-proyek yang lain dan juga saya yakin akan membantu di wilayah-wilayah," sambungnya.

Baca Juga: 175 Karung Bijih Timah Diamankan Satlap Tri Cakti, Diduga akan Dikirim ke Luar Negeri

Selain TPA Galuga, ia juga telah memastikan akan mendukung pengolahan sampah TPA Bantargebang. Peletakan batu pertama bulan lalu menjadi awal pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bekasi tersebut.

"Kami juga sedang mencoba pirolisis dalam skala kecil. Jadi kita buat di kabupaten-kabupaten yang hanya mungkin sampahnya tidak sampai seribu. Kita akan coba perputaran uangnya masih mampu atau tidak. Nanti kita juga akan bekerja sama dengan CEO Danantara, mudah-mudahan kita bisa gelar bersama di seluruh Indonesia," pungkasnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.