HANKAM

TNI AD Bangun Jembatan Gantung Garuda dan Jalankan Program Gentengisasi di Jakarta Utara

Dandim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Muhammad Syaifuddin Fanany
Dandim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Muhammad Syaifuddin Fanany, saat wawancara cegat dengan awak media usai peresmian Jembatan Garuda di Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (8/5). (IDM/Nurhidayat Nasution)

Jakarta, IDM – Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi meresmikan Jembatan Garuda di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (8/5) pagi. Infrastruktur baru ini menjadi penghubung vital antara Kelurahan Pademangan Timur dan Sunter Agung, sekaligus memperkuat konektivitas warga di wilayah padat aktivitas tersebut.

Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Infanteri Muhammad Syaifuddin Fanany, yang turut mendampingi Pangdam Jaya, menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kita melaksanakan perintah sesuai arahan Bapak Presiden untuk membangun Jembatan Garuda di seluruh Nusantara, termasuk di Jakarta Utara,” ujar Fanany.

Baca Juga: HUT ke-80, Ini Daftar Prestasi Persit Kartika Chandra Kirana TNI AD

Sebelumnya, jembatan yang ada di lokasi tersebut hanya terbuat dari kayu dan kerap rusak saat musim hujan. Kayu yang hanyut sering menghambat aliran air, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Kini, dengan konstruksi baru yang rampung dalam waktu 33 hari melalui gotong-royong bersama masyarakat, jembatan ini diharapkan mampu menunjang mobilitas harian warga.

Anak-anak sekolah
Anak-anak sekolah di Pademangan melewati Jembatan Garuda.(IDM/Nurhidayat Nasution)

“Kita juga melibatkan warga sekitar agar sama-sama merasa memiliki,” tambah Fanany.

Selain di Pademangan, peresmian jembatan juga dilakukan serentak di tiga wilayah lain seperti Bekasi, Tangerang, dan Jakarta Utara.

Baca Juga: Jenderal Maruli Apresiasi Pengabdian Istri Prajurit dalam Mendukung Tugas TNI AD

Fanany menambahkan, Kodim Jakarta Utara menargetkan pembangunan berikutnya di kawasan Penjaringan.

Gentengisasi

Tidak hanya fokus pada pembangunan jembatan, Kodim Jakarta Utara juga melaksanakan program pemerintah, yaitu Gentengisasi, yakni rehabilitasi atap rumah warga yang rusak atau bocor. Program ini menyasar rumah-rumah milik warga lanjut usia dan masyarakat kurang mampu.

“Di situ kita melaksanakan survei cepat bahwasanya ada rumah warga yang butuh kita perbaiki, kita ubah dan kita laksanakan perbaikan, melaksanakan perubahan dengan genteng,” jelas Fanany.

Fanany menambahkan, saat ini dua rumah di Sunter Agung dan Pademangan Timur telah selesai direnovasi. Atap yang sebelumnya menggunakan asbes rusak kini diganti dengan genteng yang lebih aman dan tahan cuaca.

Baca Juga: Pangkormar Matangkan Rencana Latihan Pratugas Pengamanan Pulau Terluar XXX, Marinir Siap Digembleng

Dalam proses seleksi penerima bantuan, jelas Fanany, dilakukan secara ketat, dengan syarat utama rumah berdiri di atas tanah bersertifikat untuk menghindari persoalan hukum.

Gentengisasi merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari visi Indonesia ASRI. Program ini bertujuan menata estetika pemukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian masyarakat.

Di Jakarta Utara, targetnya mencapai 100 rumah, dengan survei cepat dilakukan untuk menentukan prioritas penerima bantuan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.