TNI AD akan Rekrut 5.000 Bintara dan 14.000 Tamtama

Jakarta, IDM – Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin (Hsn), Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyebutkan bahwa ke depan TNI Angkatan Darat akan merekrut 5.000 Bintara dan sekitar 14.000 Tamtama.
Hal ini dikatakannya saat kampanye kreatif penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2027 kepada para orang tua dan masyarakat yang sedang menghadiri pelantikan Siswa Bintara Infanteri Gelombang III TA 2026 di Lapangan A.H. Nasution Rindam XIV/Hsn, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (26/10).
Baca Juga: Lima Fakta Tewasnya Prajurit Kopassus Letda Inf Jihad Ahmad di Gudang Senjata
Dilansir dari keterangan Penkodam XIV/Hsn, Nawoko memastikan kesempatan tersebut terbuka bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri melalui jalur militer tanpa dipungut biaya.
“Kami sampaikan kabar gembira yang luar biasa kepada masyarakat Sulsel dan Sultra hari ini telah dibuka pendaftaran untuk Bintara dan Tamtama TNI AD dan itu semuanya gratis. Hari ini kita melantik 343 tapi nanti kita akan melantik 5.000 Bintara dan sekitar 14.000 Tamtama artinya ini peluang yang sangat besar untuk anak-anak kita semua untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD yang nanti untuk mengisi batalion-batalion teritorial pembangunan yang di kampung halamannya," kata Nawoko.
Ia pun berharap para orang tua dapat mendorong putra-putranya untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik secara fisik, mental, maupun akademik, sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Informasi mengenai penerimaan prajurit juga diharapkan tersebar luas hingga ke pelosok daerah, termasuk wilayah kepulauan, agar semakin banyak generasi muda potensial memperoleh kesempatan yang sama.
"Dengan proses seleksi yang transparan dan tanpa pungutan biaya, penerimaan prajurit TNI AD diharapkan mampu menjaring putra-putri terbaik bangsa yang berintegritas, disiplin, dan siap mengabdi kepada masyarakat serta negara," tutup Nawoko.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































