TNI AD Akan Gelar Latihan Ancab Diklapa 2025, Realistis Tingkatkan Kompetensi Perwira

Jakarta, IDM – TNI AD akan menggelar Latihan Posko I Sekolah Antar Kecabangan (Ancab) Tingkat Brigade Diklapa TNI AD TA 2025.
Hal dipastikan saat Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan diwakili Wadan Kodiklatad Mayjen TNI Izak Pangemanan menerima Paparan Rencana Garis Besar (RGB) latihan di Bandung, Senin (21/7).
Menurut Izak bahwa pembinaan kemampuan prajurit harus dilakukan secara berkelanjutan, terencana dan terukur sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi.
“Salah satu upaya konkret untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AD adalah melalui penyelenggaraan Latihan Posko I Sekolah Antar Kecabangan tingkat Brigade Diklapa," kata Izak dikutip keterangan Penkodiklatad, Selasa (27/7).
Baca Juga: Indonesia-Singapura Bahas Peluang Kerja Sama Keamanan Siber
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa latihan ini dirancang untuk mengukur sejauh mana efektivitas penyerapan ilmu dan keterampilan yang telah diberikan selama mengikuti pendidikan di lembaga kecabangan masing-masing.
"Paparan RGB ini sekaligus bertujuan untuk menyampaikan rancangan penyelenggaraan latihan secara menyeluruh kepada pimpinan umum latihan, guna mendapatkan arahan, keputusan dan persetujuan yang nantinya dijadikan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan latihan sehingga tujuan dan sasaran latihan dapat tercapai secara optimal dan realistis," tutup Izak. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































