HANKAM

TNI AD akan Evaluasi Kejadian Bentrokan Prajurit dan Brimob di Buton Selatan

Potongan video
Potongan video bentrokan Lapangan Lakarada, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. (Foto: istimewa)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono memastikan TNI AD akan mengevaluasi kejadian bentrokan antara prajurit Yonif TP 871/Lamaindo dan Yon B Pelopor Brimob Polda Sulawesi Tenggara di Lapangan Lakarada, Buton Selatan.

Saat ini kata Donny pihaknya sudah memonitor kejadian tersebut dan peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman spontan antarsuporter.

Baca Juga: TNI Buka Pendaftaran Perwira PK Khusus Dokter Spesialis, Tenggat sampai 27 Januari

"Jadi, setelah pertandingan berakhik sempat terjadi momen saling ejek antarsuporter, yang kemudian memicu reaksi sesaat di sekitar lapangan. Akan tetapi situasi tersebut segera ditangani oleh para pimpinan satuan di lokasi. Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali," kata Donny dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/1).

Donny memastikan bahwa dalam waktu singkat, kondisi di lapangan kembali kondusif. Seluruh personel dari kedua satuan kembali ke asrama masing-masing, dan komunikasi antarpimpinan satuan berjalan baik. Tidak ada kejadian lanjutan, dan seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

"Kami menegaskan bahwa hubungan dan sinergi TNI–Polri tetap solid. Kegiatan olahraga justru menjadi sarana membangun kebersamaan, dan kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan kegiatan serupa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali," kata Donny.

Baca Juga: Exit Briefing, Pangkodau II Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas dalam Bertugas

Sebelumnya beredar di media sosial, sebuah video ricuh di pertandingan sepak bola yang akhirnya diketahui melibatkan personel dari Batalion TP 871 La Maindo dan Batalion Brimob Pelopor Batauga di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.

Bentrokan terjadi pada Minggu (4/1) sore. Kericuhan tersebut berhasil diredam usai para pimpinan dari masing-masing kesatuan turun langsung untuk menenangkan anggotanya.(rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.