TNI AD akan Bangun Gudang Logistik Militer, Ini Lokasinya

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam II/Sriwijaya akan membangun lapangan parade dan kompleks gudang terpadu. Hal ini dipastikan saat Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis melaksanakan groundbreaking pembangunan tersebut di Desa Air Batu, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (24/11).
Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Ujang pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa lapangan parade nantinya akan berfungsi sebagai pusat kegiatan seremonial, pembinaan tradisi, dan latihan kemiliteran yang representatif dan modern.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut TNI Siap Jaga Industri Strategis Nasional
Sementara itu, kompleks gudang terpadu dirancang untuk menjadi fasilitas penyimpanan yang terintegrasi, yang akan menjamin pengelolaan dan pemeliharaan materiil serta logistik sesuai dengan standar militer yang tinggi dan modern.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan strategis ini mencakup beberapa fasilitas vital di antaranya lapangan parade lengkap dengan tribun, barak siaga, gudang serbaguna, dan kantor staf. Proyek ini dipandang sebagai upaya signifikan Kodam II/Sriwijaya untuk memperkuat fondasi pertahanan dan logistik militer di wilayahnya.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan menunjukkan komitmen tinggi, sehingga rencana strategis ini dapat diwujudkan," ujar Ujang.
Baca Juga: Depohar 10 dan PTDI Bahas Percepatan Restorasi Pesawat CN-235 A-2305
Momen ini menurutnya menandai komitmen kuat Kodam II/Sriwijaya untuk membangun dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan tepat sasaran. Ia mengingatkan kepada tim pelaksana dan seluruh pihak terkait untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh integritas dan transparansi.
"Jaga betul kualitas material dan proses pembangunan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan. Perhatikan faktor keamanan kerja, keselamatan personel adalah prioritas utama, serta jaga sinergi dan komunikasi yang baik antara pelaksana di lapangan dengan unsur pengawas dan pengendali dari Kodam," kata Ujang. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































